Rabu, 28 Februari 2018

Syarat-Syarat Multi Akad Yang Diperbolehkan


1. Tidak termasuk akad yang dilarang dalam nash (Quran dan hadist) untuk digabungkan, seperti rekayasa melakukan riba fadl

Tiga hadist Rasulullah SAW yang menjelaskan akad yang dilarang untuk digabung, yaitu:

Hadist 1 : "Rasulullah SAW melarang dua akad (bai'ataini) dalam satu akad (bai'ah)"

Hadist 2 : "Rasulullah SAW melarang dua akad (shafqataini) dalam satu akad (shafqah)"

 Contoh  transaksinya adalah bai' inah

Hadist 3 : "Rasulullah SAW melarang akad jual-beli dalam pinjaman"

2. Tidak termasuk dalam hilah ribawiyah, seperti bai' inah

3. Tidak boleh menyebabkan kepada riba seperti menggabungkan qardh dan akad mu'awadhah

4. Akad-akad yang digabung bukan termasuk akad-akad yang tidak boleh digabung (karakter akadnya) atau akibat hukumnya bertentangan. seperti antara hibah dan jual-beli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar